Melampaui Asia Tenggara: Menjelajahi peluang global
Selama satu dekade terakhir, teknologi di Asia Tenggara telah mengalami transformasi yang signifikan. Dari startup baru hingga ekspansi global, Asia Tenggara memasuki era keemasannya yang didorong oleh manajemen, operasi, dan infrastruktur yang baik.
Xendit bantu lembaga keuangan mikro tingkatkan literasi keuangan
Data Finance Indonesia pada 2022 menyebutkan 51 persen penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank (unbanked population). Artinya, setengah populasi masyarakat Indonesia masih belum memiliki akses ke tabungan di bank, pembiayaan via kredit, dan fasilitas perbankan lainnya.
Mewujudkan keadilan digital bagi seluruh rakyat Indonesia
Indonesia telah diproyeksikan menjadi pemain digital terkuat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang, dengan potensi demografi masif yang terus bergerak menuju era keemasan ekonomi digital senilai US$ 360 miliar pada tahun 2030.
“Kami tidak pernah dengan sengaja mencari unicorn”: Willson Cuaca
Since East Ventures was established in 2009, we never intentionally look for unicorns. The statement came from East Ventures’ Co-Founder and Managing Partner, Willson Cuaca during the panel discussion titled ‘Finding the Next Unicorn’ in OCBC NISP Business Forum 2023.
Potensi ekonomi digital Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global
Semua pemangku kepentingan harus berkolaborasi untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia agar potensi ekonomi digital yang dimiliki negara kita bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan jangan sampai “diambil” oleh negara lain.
Karakter pendiri “start up” jadi pertimbangan
Karakter yang dimiliki oleh pendiri perusahaan rintisan bidang teknologi digital kerap dijadikan pertimbangan utama investor. Faktor berikutnya adalah potensi pasar yang bisa dihasilkan dari produk yang dikembangkan perusahaan.
Perkembangan industri kosmetik di tahun 2023
Di balik daya pikat dan estetisnya, industri kosmetik terbukti tahan krisis dalam menghadapi berbagai guncangan makroekonomi selama dua dekade terakhir. "Efek Lipstik" atau "Indeks Lipstik"– indikator ekonomi dari kategori kosmetik, menunjukkan bahwa selama periode resesi atau kesulitan ekonomi, wanita cenderung akan memanjakan diri dengan menghabiskan lebih banyak uang untuk produk non-esensial , seperti lipstik, yang dapat meningkatkan suasana hati tanpa menambah beban keuangan mereka. Oleh karena itu, meskipun tren berubah, prospek kami untuk industri kosmetik tetap positif dan kami perkirakan akan berlanjut sebagai titik terang di tahun 2023.
Menutup kesenjangan: Berinvestasi pada wanita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi
Kesetaraan gender bukan hanya masalah moral tetapi juga menjadi faktor utama pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Berinvestasi pada wirausaha perempuan dan mengatasi ketidaksetaraan yang semakin dalam dapat menciptakan masyarakat yang lebih stabil, tangguh, dan inklusif sehingga menguntungkan semua orang.