...
My First $1000 Showcase Day - 30 May 2026_Web
Press Release

72 tim siswa berhasil meraih matching grants dari program My First $1000

East Ventures
Share

East Ventures, perusahaan venture capital di Asia Tenggara, telah sukses menyelesaikan program My First $1000 yang diluncurkan pada bulan Februari 2026 melalui acara Showcase Day pada 30 Mei 2026. Kegiatan ini menandai puncak dari delapan minggu perjalanan entrepreneurship yang dirancang untuk memberdayakan para pelajar di Singapura dalam membangun dan mengeksekusi ide bisnis dengan integritas, rasa memiliki (ownership), dan akuntabilitas. 

Diselenggarakan di *SCAPE, Singapura, acara ini mempertemukan tim-tim terpilih untuk menunjukkan produk dan ide bisnis mereka melalui stan pelajar, gallery walk, dan presentasi. Bapak Dinesh Vasu Dash, Minister of State for Culture, Community and Youth and Manpower, dan juga sebagai Entrepreneurship Co-Chair of the Economic Strategy Review Committee, bersama orang tua para siswa dan para mitra dari My First $1000, turut menghadiri acara tersebut. 

Acara tersebut diakhiri dengan sesi pemberian penghargaan bagi tim peserta, termasuk pencairan hibah padanan (matching grants). Penghargaan-penghargaan yang diberikan antara lain:

“Program My First $1000 dibangun atas dasar keyakinan bahwa cara terbaik untuk mempelajari entrepreneurship adalah dengan mempraktikkannya secara langsung. Seluruh tim telah melangkah keluar dari zona nyaman mereka, berani mengambil risiko, dan menjalankan bisnis secara langsung. Mereka patut bangga pada diri mereka sendiri. Hasil dari program ini sangat mengesankan, sekaligus menegaskan kembali bahwa Singapura memiliki masa depan yang cerah bagi para entrepreneur. Semua faktor pendukung telah tersedia — mulai dari DNA masyarakatnya, platform, pendanaan, supremasi hukum, hingga dukungan pemerintah. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari seluruh mitra yang telah mewujudkan program ini. Kami berharap inisiatif ini akan terus menginspirasi dan memberdayakan generasi entrepreneur berikutnya di Singapura,” kata Bapak Willson Cuaca, Co-Founder and Managing Partner East Ventures

My First $1000 - Grand recap - Infographic

Lini masa utama dan ringkasan kegiatan:

11 Februari 2026: Peluncuran program

10 – 12 Maret: Pekan onboarding

  • 108 tim terpilih.
  • Panitia memastikan seluruh tim yang terpilih telah memahami ekspektasi, tahapan penting dan langkah selanjutnya.
  • 4 tim mengundurkan diri dari kepesertaan.

13 Maret 2026: Challenge Launch Day

  • Bapak Dinesh Vasu Dash dan Bapak Willson Cuaca secara resmi meluncurkan tahap eksekusi program, memotivasi tim-tim terpilih dan orang tua mereka untuk mendalami entrepreneurship melalui pembelajaran seputar ketangguhan, pengambilan risiko, serta cara mengatasi kegagalan.
  • Teknologi & AI muncul sebagai salah satu sektor yang paling diminati, dengan 27 tim membangun bisnis di bidang tersebut, diikuti oleh Kreatif & Kerajinan Tangan (25 tim), E-commerce & Ritel (14 tim), serta Makanan & Minuman (14 tim). Sektor lain: Jasa & Konsultasi, Mode & Kecantikan, Pendidikan & Edtech.

14 March 2026: Workshop Day

  • Tim-tim terpilih mengikuti serangkaian workshop yang berfokus pada entrepreneurship serta pengembangan dan eksekusi bisnis, sekaligus menerima bimbingan dari mentor mereka masing-masing.
  • Program ini melibatkan 57 mentor yang merupakan pakar industri untuk mendampingi tim peserta sepanjang delapan minggu masa eksekusi.

15 Maret – 9 Mei 2026: Fase eksekusi

  • Selama 8 minggu fase eksekusi, tim-tim terpilih berpartisipasi secara aktif meluncurkan dan mengembangkan bisnis mereka ke pasar melalui berbagai saluran penjualan dan pemasaran, termasuk Carousell, Instagram, TikTok, dan stan fisik pop-up.

10 – 29 Mei 2026: Evaluasi dan settlement

  • Panitia mengaudit pendapatan seluruh tim.
  • Tim mengembalikan modal awal sebesar S$250, ditambah biaya modal sebesar S$50.

30 Mei 2026: Showcase Day 

  • 72 tim berhasil memenuhi syarat untuk mendapatkan matching grants, dengan 41 tim di antaranya sukses meraup pendapatan lebih dari S$1.000 selama program berlangsung.
  • 32 tim tidak berhasil mencatat pendapatan. 
  • Total pendapatan yang dihasilkan oleh seluruh tim sebesar S$117.822,98. 
  • Pendapatan tertinggi sebesar S$25.480 dihasilkan oleh Drummer Dreammaker.
  • Total matching grants yang diberikan kepada 72 tim sebesar S$53.964,54.

Avin Taishiran Teo, Co-Founder Wuna—salah satu tim terpilih yang menawarkan perangkat wearable modis untuk meredakan nyeri haid—mengatakan, “Ini merupakan pengalaman yang luar biasa bagi kami. Di sekolah, kami diajarkan untuk melakukan segala hal dengan sempurna sejak pertama kali, tetapi pengalaman entrepreneurship ini mengajarkan kami untuk berani meluncurkan produk, mengumpulkan feedback, dan melakukan iterasi. Kami menjual produk pertama kami kepada mentor kami yang sangat mempercayai ide ini sehingga memberikan rasa percaya diri yang kami butuhkan. Wuna memiliki makna personal yang mendalam bagi saya, dan kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan perjalanan ini dengan menyempurnakan prototipe kami demi peluncuran pre-order untuk memberikan kenyamanan bagi para wanita di mana pun berada.”

“Berbeda dengan entrepreneur berpengalaman yang fokus utamanya pada ukuran pasar, para founder muda ini memulai bisnis dari hasrat personal yang tulus, sehingga memberi mereka ‘kekuatan super’ berupa ketangguhan yang tak tertandingi saat menghadapi kesulitan. Para founder lebih senior dapat belajar banyak dari kemampuan para siswa ini untuk gagal tanpa membiarkan hal itu melukai ego mereka; alih-alih terpuruk saat dihadapkan pada minimnya ketertarikan pasar, mereka secara objektif menganalisis apa yang salah dan segera mengubah arah lini bisnis mereka,” ujar Ee Ling Lim, Co-Founder & CEO Wavesparks serta Mentor Wuna dan DollyStitch. 

Bapak Dinesh Vasu Dash, Minister of State for Culture, Community and Youth and Manpower, dan Entrepreneurship Co-Chair of the Economic Strategy Review Committee, mengatakan “Entrepreneurship adalah tentang ide, presentasi, penjualan, kegagalan, dan bangkit kembali lebih kuat. Setiap peserta telah memperkaya diri melalui pengalaman ini, terlepas dari hasilnya. Program seperti My First $1000 membantu menumbuhkan budaya di mana generasi muda Singapura berani mengambil risiko, belajar dari kegagalan, dan mengejar ide-ide mereka dengan percaya diri.”

My First $1000 didukung oleh Catalytic Partners, termasuk Temasek Foundation dan Golden Agri-Resources, serta Enabling Partners, yaitu Economic Strategy Review (ESR) Entrepreneurship Committee, Enterprise Singapore, JTC Corporation, ACE.SG, Zenith Education Studio, DBS PayLah!, Carousell, The Trampoline by Access Singapore, SaladStop!, Woofie, dan Reactor School.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi my1st1000.sg.