...
Andrew Wu
From Portfolios

Peran digital twin Mesh Bio dalam prediksi penyakit kronis tiga tahun lebih awal

East Ventures
Share

Mesh Bio merevolusi lanskap layanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital twin dan platform analitik prediktif. Solusi ini dikembangkan pada persimpangan antara biologi komputasional dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).

Dengan menerapkan matematika tingkat lanjut untuk pemodelanmekanisme biologis internal, Mesh Bio memungkinkan dokter memvisualisasikan jalur kesehatan unik pasien. Pendekatan mekanistik ini memberikan transparansi yang diperlukan untuk memfasilitasi panduan personalisasi dan strategi pengobatan berbasis data, guna meningkatkan hasil kesehatan pasien secara optimal.

Produk unggulannya, HealthVector® Diabetes, dapat digunakan sebagai perangkat lunak analisis yang mampu memprediksi risiko penyakit ginjal kronis (PGK) stadium 3A atau lebih tinggi pada pasien dewasa berusia 20-80 tahun dalam kurun waktu 3 tahun.

Untuk memperoleh pemahaman lebih lanjut, kami telah berbincang dengan Dr. Andrew Wu, PhD, Co-Founder dan Chief Executive Officer Mesh Bio, serta menganalisis secara mendalam tentang ekosistem manajemen penyakit kronis yang mereka kembangkan melalui analitik prediktif.

Apa manfaat analisis prediktif dalam pengelolaan penyakit kronis? 

Analitik prediktif membantu pasien dengan meningkatkan kualitas perawatan dan manajemen kesehatan pasien. Bagi tenaga medis, analisis ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, sekaligus mengurangi beban administratif.

Pada skala yang lebih luas, kemajuan ini dapat membantu pemerintah dan sistem kesehatan dalam meningkatkan strategi kesehatan masyarakat. Mesh Bio memimpin upaya ini dengan mengembangkan pendekatan inovatif untuk personalisasi pencegahan penyakit kronis melalui platform DARA® Health Intelligence Platform.

Menurut Andrew, Mesh Bio beroperasi melalui tiga tahapan proses:

“(1) Kami mengorganisir dan mengintegrasikan data pasien multidimensi, (2) memprosesnya ke dalam mesin analitik kami yang dilengkapi dengan teknologi digital twin, dan (3) kami menghasilkan data klinis yang dipersonalisasi tentang pasien dan merekomendasikan rencana perawatan kepada dokter.”

Akhirnya, semua data klinis pasien diubah menjadi temuan yang dapat ditindaklanjuti. Hal ini memberikan rekomendasi yang disesuaikan bagi dokter untuk ditinjau, sehingga memungkinkan langkah-langkah perawatan pasien yang lebih tepat.

Secara keseluruhan, hal ini membantu pasien untuk mengelola kesehatan, gaya hidup, dan risiko penyakit mereka dengan lebih baik.

Mengatasi diabetes dengan teknologi kembaran digital

HealthVector® Diabetes, sebuah perangkat lunak sebagai perangkat medis (Software as a Medical Device atau SaMD) berbasis digital twin metabolik yang dikembangkan melalui biologi sistem komputasional dan AI, dirancang untuk memprediksi risiko onset PGK dalam kurun waktu 3 tahun pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Teknologi eksklusifnya mensimulasikan proses metabolisme tubuh pasien, memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai perkembangan dan progresivitas diabetes dalam fisiologi unik pasien.

Algoritma tersebut memanfaatkan data klinis anonim dari catatan medis elektronik rumah sakit untuk menghitung skor risiko dalam memprediksi penurunan fungsi ginjal.

Hal ini berpotensi merevolusi penanganan pasien, memungkinkan tenaga medis untuk memprioritaskan dan meningkatkan terapi guna menunda perkembangan gagal ginjal.

Pada akhirnya, AI menghasilkan Laporan Analisis Diabetes HealthVector® yang dipersonalisasi serta mendukung optimalisasi strategi intervensi dini dan rencana pengobatan. Hal ini secara efektif mengubah data menjadi tindakan yang jelas dan berdampak bagi pasien.

How HealthVector Diabetes works
Sumber: Mesh Bio

Mesh Bio telah bekerja sama dengan SingHealth dan National Healthcare Group (NHG) dalam rangkaian hibah I2A untuk mengimplementasikan HealthVector® Diabetes dalam sistem kesehatan publik.

Teknologi ini juga merupakan model digital twin dasar pertama di dunia untuk biologi manusia, yang telah diverifikasi dalam sebuah artikel klinis yang diterbitkan di Nature Digital Medicine.

Ekspansi regional di Asia Tenggara

Mesh Bio secara aktif memperluas jangkauannya di Asia Tenggara untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di seluruh kawasan.

  • Indonesia: Telah menandatangani perjanjian dengan tiga penyedia layanan kesehatan baru.
  • Filipina: Meluncurkan operasional melalui kerja sama strategis dengan Fullerton Health.

Sejak 2023, Mesh Bio telah menjadi bagian dari ekosistem East Ventures dan siap untuk mengakselerasi momentum serta keberlanjutan di pasar-pasar kunci ini.

Meskipun demikian, mengingat transformasi digital masih relatif baru di wilayah ini, tantangan utama bagi perusahaan tetaplah melakukan edukasi pasar mengenai nilai tambah dari solusi analitik prediktif ini.

Bagaimana Generative AI akan terintegrasi dengan bioteknologi? 

Perkembangan AI generatif (GenAI) menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien. Mesh Bio berada di garis depan dalam integrasi ini.

“Kami sangat antusias untuk mengintegrasikan teknologi terkini seperti Generative AI ke dalam mesin analitik klinis kami dan menggabungkannya dengan model digital twin dasar kami, HealthVector®. Penting sekali bahwa pendekatan analitik baru ini memiliki transparansi yang memadai untuk membangun kepercayaan dengan penyedia layanan kesehatan,” kata Andrew.

Inovasi-inovasi ini berakar pada misi jangka panjang Mesh Bio untuk menjadi perusahaan teknologi kesehatan global terkemuka.

Dengan memanfaatkan teknologi digital twin, Mesh Bio berupaya memfasilitasi pengobatan presisi, memastikan intervensi yang tepat dapat menjangkau pasien yang tepat dalam skala yang lebih luas.

Komitmen East Ventures terhadap sektor kesehatan

East Ventures telah aktif berinvestasi di bidang healthtech untuk mengatasi tantangan terbesar Indonesia dengan menjadikan pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan yang efektif lebih mudah diakses.

Dalam dekade mendatang, kami yakin bahwa integrasi teknologi ke dalam sektor kesehatan akan menghadirkan serangkaian peluang signifikan bagi Asia Tenggara.

Jika Anda adalah founder startup yang beroperasi di sektor kesehatan, bioteknologi, atau deeptech, kirimkan proposal Anda di sini.