Back
Co-Founders of Bioma
East Ventures

Share

5 Oktober, 2022

Press Release

Bioma, startup Product-as-a-Service, meraih pendanaan pre-seed yang dipimpin oleh East Ventures dan Init-6

Bioma, sebuah startup Product-as-a-Service yang memberikan akses kepada pelanggan untuk menyewa berbagai jenis aset fisik, mengumumkan telah memperoleh pendanaan pre-seed dengan nominal yang tidak diungkapkan. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures dan Init-6. Bioma akan mengalokasikan dana tersebut untuk memperluas layanan mereka, terutama untuk melayani berbagai jenis kebutuhan bisnis para pelanggan. Kedepannya, Bioma akan mengalokasikan dana tersebut untuk menambah sumber daya, terutama pada bidang operasional, produk, dan teknologi, guna memastikan pengalaman pengguna (user experience) yang lebih baik.

Bioma adalah platform yang memberikan akses kepada pelanggan ke berbagai barang berkualitas seperti elektronik, perabotan, peralatan dapur, serta perlengkapan ibu & bayi, dan menawarkan penghematan biaya yang signifikan melalui sistem bayar per penggunaan (pay-per-use). Dengan sistem ini, pelanggan hanya akan membayar biaya berdasarkan penggunaan barang sesuai permintaan, sedangkan tanggung jawab pemeliharaan barang akan dilakukan oleh Bioma. Hal ini menjadi solusi yang memecahkan berbagai masalah dan kesulitan yang dihadapi pelanggan terkait keterbatasan  modal, jumlah pemakaian, dan tempat penyimpanan dalam mengelola aset. Sering kali, pelanggan secara terus-menerus membeli barang dengan biaya yang mahal dan hanya untuk digunakan dalam waktu singkat. Setelah barang dibeli, banyak pelanggan mengalami kesulitan dalam hal operasional yang terkadang rumit, seperti pemeliharaan dan perbaikan barang rusak, dan akhirnya menyebabkan penurunan produktivitas dalam banyak kasus.

Dengan gabungan pengalaman di industri investasi dan perusahaan teknologi, serta rekam jejak yang terbukti sebagai pendiri startup yang telah diakuisisi; Arlo Erdaka (Chief Executive Officer), Melvin Juwono (Chief Operating Officer), Gideon Yuwono (Chief Product Officer), Obed Tandadjaja (Chief Technology Officer), dan Marcel Christianis (Chief Growth Officer), menyadari adanya permintaan terhadap cara konsumsi alternatif dalam menggunakan aset fisik dan mendirikan Bioma pada awal tahun 2022.

Solusi yang dihadirkan Bioma memberikan fleksibilitas, pilihan, dan kemudahan bagi para pemilik bisnis untuk menyewa dibandingkan untuk membeli barang yang akan dipakai. Di sisi lain, Bioma juga mengatasi kerumitan operasional bisnis dalam memenuhi dan memelihara barang yang mereka beli. Selain itu, asset-light solution ini juga memecahkan masalah pelanggan dan berdampak positif pada lingkungan. Bioma menawarkan pendekatan sirkular sebagai alternatif ramah lingkungan terhadap pola konsumsi yang tidak berkelanjutan dan memberikan kemungkinan penggunaan kembali satu barang oleh banyak pelanggan. Bioma juga akan bertanggung jawab dalam mengelola perbaikan setiap barang untuk memperpanjang siklus hidup barang tersebut, dan kemudian menutup siklus barang dengan cara mendaur ulang atau mengubah fungsi suatu barang untuk meminimalkan jumlah sampah yang dihasilkan.

Dalam aspek operasional, Bioma juga memberikan kesempatan kepada para brand untuk menjadi sirkular. Dengan menerapkan visi yang sama untuk memungkinkan bisnis ringan aset, lebih dari 90% inventaris yang ditawarkan oleh Bioma dimiliki oleh pihak ketiga seperti brand dan individu melalui model bagi hasil, di mana Bioma bertanggung jawab dalam mengelola operasional secara end-to-end. Hal ini memungkinkan para brand untuk mengembangkan bisnis mereka ke pasar sewa tanpa perlu membangun sistem rantai pasok sewa sendiri.

Layanan Bioma digunakan oleh para pemilik bisnis di berbagai sektor, mulai dari properti hingga agrikultur, dengan berbagai ukuran bisnis, mulai dari startup hingga korporasi besar. Bioma menawarkan rental marketplace dari berbagai barang fisik yang dapat diakses melalui situs mereka. Bioma terus menemukan semakin banyak kebutuhan bisnis baru yang menunjukkan kemungkinan dan potensi pertumbuhan yang tinggi.

“Kami sangat senang menerima kepercayaan dan dukungan dari East Ventures & Init-6. Kami percaya dengan misi kami dalam memungkinkan dan mengubah bisnis di Indonesia menjadi ringan aset yang akan menghemat banyak waktu, energi, dan uang untuk mengelola aset fisik. Solusi kami memungkinkan bisnis untuk fokus pada aspek penting dalam mengalokasikan sumber daya, memberikan kenyamanan, serta keterjangkauan yang tidak dimiliki sebelumnya,” kata Arlo Erdaka, Chief Executive Officer Bioma.

“Kami sangat senang dapat mendukung Bioma dalam memberikan solusi berbasis teknologi untuk menawarkan pengalaman sewa yang seamless bagi para pemilik bisnis dan pelanggan. Saat ini, terdapat pergeseran perilaku pembelian, di mana akses lebih penting dibandingkan kepemilikan. Bioma hadir sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan antara pemilik aset dan pengguna sehingga membuka jalan untuk pemanfaatan barang yang lebih baik. Kami percaya adanya peluang besar di industri ini. Dengan kemauan serta pengalaman yang kuat dari tim Bioma baik di bidang teknologi, produk, dan operasi, kami bersemangat untuk tumbuh bersama Bioma dan mempercepat perpindahan ke pola konsumsi yang semakin sirkular,” kata Avina Sugiarto, Partner East Ventures.

“Kami percaya bahwa Bioma berada dalam waktu yang tepat untuk memberikan layanan dan solusi penyewaan, tidak hanya untuk pelanggan ritel tetapi juga untuk bisnis. Tren global secara bertahap bergerak dari arus utama, beli dan buang, ekonomi linier ke ekonomi sirkuler, serta peluang pasar dalam ekonomi sirkuler cukup besar dan akan terus berkembang. Terlebih lagi dengan adanya potensi besar dari pemilik usaha yang saat ini berambisi mengubah model bisnis mereka menjadi ringan aset. Didukung oleh tim pendiri yang kuat dengan pengalaman panjang di industri ini, kami yakin dapat melihat perkembangan positif Bioma ke depan,” kata Rexi Christopher, Venture Partner Init-6.