Panduan ESG untuk startup

‘Tungku-tungku pembakaran di dunia membakar sekitar 2.000.000.000 ton batu bara per tahun. Ketika pembakaran ini terjadi dan menyatu dengan oksigen, 7.000.000.000 ton karbon dioksida dilepaskan ke atmosfer setiap tahunnya. Hal ini menjadikan udara sebagai ‘selimut’ yang lebih efektif bagi bumi dan membuat suhu meningkat. Dampaknya mungkin akan sangat besar dalam beberapa abad.’ Kutipan di atas diambil dari surat kabar tahun 1912 yang memperingatkan tentang konsekuensi pertumbuhan yang tidak terkendali. Kekhawatiran global mengenai kelangsungan hidup generasi mendatang dan planet terus meningkat hingga tahun 1987, ketika PBB mendefinisikan keberlanjutan sebagai “memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.”

“Mencari ‘G’ dalam ESG: Apa itu tata kelola yang baik menurut investor

Mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST / Environmental, Social, and Governance (ESG)) ke dalam praktik bisnis sangat penting. Namun, aspek "G" atau Tata Kelola, seringkali terlupakan, padahal faktor ini sama pentingnya dengan Lingkungan dan Sosial. Penerapan tata kelola yang baik itu penting, dan startup dan perusahaan harus memberikan prioritas pada hal ini. Aghnia Dima, ESG Specialist East Ventures, berbagi wawasannya dari perusahaan investor bersama Jessica Novia, Chief of Impact, CarbonEthics, dalam sebuah diskusi yang dimoderasi oleh Atika Benedikta, Investment Director, ANGIN, pada Ninja Demo Day, bagian dari Ninja Accelerator Program 2023.

Dari prinsip ke praktik: Investasi Syariah di Asia Tenggara

Asia Tenggara adalah rumah bagi populasi Muslim yang besar, namun banyak di antara mereka kesulitan menemukan opsi investasi yang sejalan dengan keyakinan mereka. Investasi Syariah, yang mematuhi prinsip-prinsip Islam, muncul sebagai solusi yang kuat.

Intip perjalanan karir Willson Cuaca dan Najwa Shihab mencapai kesuksesan

Sebelum menjadi Co-Founder dan Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca meniti karirnya di bidang cybersecurity sebagai developer iPhone di Singapura. Sementara Najwa Shihab, kini jurnalis piawai dan Founder dari startup media NARASI, membina karirnya di salah satu stasiun TV lokal dari nol.

Kompetisi pitching inovasi teknologi iklim terbesar di Indonesia: Climate Impact Innovations Challenge 2024

Pada suatu hari Sabtu di bulan Oktober 2023, kabut asap tebal menyelimuti landasan pesawat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mempengaruhi jarak pandang dalam proses pendaratan sehingga beberapa penerbangan dialihkan ke bandara lain. Kabut asap tebal tersebut berasal dari kebakaran besar di sebuah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terjadi satu hari sebelumnya dan membutuhkan waktu berhari-hari untuk dipadamkan setelah membakar hampir seluruh area TPA. Beberapa minggu sebelumnya, petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kebakaran di padang rumput dan hutan Gunung Bromo selama lebih dari satu minggu.

Cara menghitung emisi GRK dengan ECOVISEA

Meskipun energi terbarukan kian mendapat perhatian dan semakin diadopsi oleh perusahaan, bahan bakar fosil masih menjadi sumber energi utama bagi banyak bisnis dan industri. Industri ‘pencemar’ ini, seperti manufaktur dan transportasi, berkontribusi terhadap jumlah emisi gas rumah kaca (GRK) yang signifikan, yang merusak planet ini dan iklim setiap tahunnya.

15 Februari 2024|Tags: , , , , , , , |