Ahmad Gadi, Co-Founder and Chief Executive Officer of FLIK
East Ventures

Share

10 Januari, 2023

Press Release

FLIK, solusi checkout terpadu, mendapatkan pendanaan pra-awal senilai US$ 1,1 juta yang dipimpin oleh East Ventures

FLIK, sebuah startup berbasis di Indonesia yang menyediakan solusi checkout terpadu, mengumumkan penyelesaian putaran pendanaan pra awal (pre-seed) sebesar US$ 1,1 juta yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari Init-6, GMO VenturePartners, dan Saison Capital. 

Solusi checkout terpadu FLIK memungkinkan para pembeli untuk memiliki pengalaman checkout yang lebih konsisten dan tanpa hambatan terlepas dari berbagai kanal berbelanja yang mereka pilih. Untuk para brand dan bisnis, memiliki infrastruktur pembayaran terpadu merupakan pintu gerbang untuk mendapatkan kumpulan data terkonsolidasi dari interaksi para pembeli di berbagai kanal belanja dan memanfaatkan data analitik untuk meningkatkan kinerja bisnis.

FLIK didirikan untuk memperkuat infrastruktur fintech dan pengalaman para pembeli. Misinya adalah memberikan pengalaman berbelanja terbaik dengan menghubungkan para pembeli ke produk yang mereka sukai dan memungkinkan pengalaman checkout tercepat dan menguntungkan, dengan tujuan untuk membantu brand meningkatkan konversi pembayaran dan pesanan kembali.

FLIK didirikan secara bersama (co-founded) oleh Ahmad Gadi (Chief Executive Officer), yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri teknologi, terutama sebagai ahli di bidang pembayaran (payment) dan commerce, dari pengalamannya mendirikan dan melakukan exit dari Pawoon, sebuah perusahaan Point of Sale yang telah berhasil mengakuisisi puluhan ribu UKM dan perusahaan untuk bergabung dan menggunakan pembayaran digital.

“Kami senang mendapatkan dukungan dari East Ventures dan ekosistemnya yang luas. FLIK hadir untuk membantu para brand meningkatkan transaksi direct-to-consumer (D2C) dengan menyatukan pengalaman checkout di berbagai kanal penjualan. Kami yakin solusi kami akan menyelesaikan berbagai pain points yang dialami oleh para pembeli dalam menyelesaikan transaksi secara online di berbagai kanal dan terus memberdayakan para brand dan kreator konten untuk berkembang,” kata Ahmad Gadi, Co-Founder & Chief Executive Officer FLIK.

Berdasarkan pengalamannya yang mendalam, Ahmad menyadari bahwa para pembeli memiliki berbagai pilihan kanal belanja selain melalui marketplace, seperti melalui situs e-commerce para brand, media sosial, atau bahkan melalui aplikasi chatting. Namun, pada saat yang bersamaan, para pembeli dan brand D2C menghadapi beberapa kendala. Pengalaman berbelanja terfragmentasi di seluruh kanal e-commerce sehingga pembeli kesulitan untuk melakukan checkout. Alhasil, para pembeli lebih memilih untuk membeli produk di marketplace, terutama dengan adanya cashback maupun promo yang ditawarkan.

Padahal keberhasilan D2C memberikan banyak manfaat bagi brand, seperti kemampuan untuk memiliki kendali penuh atas data konsumen, loyalitas brand, dan biaya platform. Oleh karena itu, FLIK berada di posisi yang tepat untuk menciptakan jaringan gabungan yang bermanfaat bagi ekosistem D2C dengan memberdayakan para pembeli, brand, dan konten kreator.

Solusi FLIK menciptakan lingkaran tanpa akhir (endless loop) yang saling menguntungkan ekosistem D2C. Ketika pengguna bergabung dengan jaringan FLIK, baik sebagai brand, pembeli, maupun konten kreator, para pengguna akan mendapat manfaat dan berkontribusi pada jaringan D2C. Semakin banyak brand yang bergabung dengan FLIK, semakin banyak pembeli turut bergabung dalam jaringan tersebut. Sebagai imbalannya, jaringan pembeli besar FLIK akan mendorong lebih banyak konversi selama pembayaran, menarik lebih banyak brand dan konten kreator untuk bergabung.

FLIK akan mengintegrasikan solusinya ke setiap aspek perjalanan belanja dari para konsumen, mulai dari penemuan produk, perbandingan harga, pembayaran kilat dengan hadiah, dan layanan pasca pembelian seperti proses pengembalian dana dan pengembalian barang untuk para pembeli. Selain itu, pembeli dapat melacak semua rincian transaksi online mereka, seperti pembayaran dan status pengiriman, melalui satu aplikasi. 

Selain itu, FLIK turut membuka cara monetisasi baru bagi para konten kreator dengan mengunggah branded content yang memungkinkan para penonton untuk melakukan checkout secara langsung tanpa pengalihan apa pun yang memungkinkan proses konversi penonton menjadi pembeli dengan mudah.

“Kami menyambut FLIK ke dalam keluarga East Ventures. Kami percaya solusi checkout terpadu yang ditawarkan oleh FLIK merupakan solusi yang tepat untuk menghilangkan hambatan dalam penjualan dan pembayaran, memberdayakan para pembeli, brand, dan konten kreator secara sekaligus. Dengan ekonomi digital yang menjanjikan di Indonesia dan kawasannya, kami bersemangat untuk melihat lebih banyak adopsi dan pertumbuhan dari FLIK dalam waktu dekat,” kata Avina Sugiarto, Partner East Ventures.