East Ventures Team
East Ventures

Share

4 Januari, 2023

Press Release

East Ventures melaju dalam badai sempurna: Rekap 2022 & Prospek 2023

Tahun 2022 telah menjadi tahun yang penuh tantangan bagi industri teknologi, diperburuk oleh isu-isu global dan konflik geopolitik. Terlepas dari hambatan-hambatan ini, kami telah berhasil mengatasi krisis dan menutup tahun dengan baik dengan banyak inisiatif yang signifikan dan berdampak positif.

Pada pertengahan 2022, East Ventures berhasil menghimpun total US$ 550 juta dalam penutupan akhir dana multi-stage, dengan alokasi US$ 150 juta untuk untuk pendanaan tahap awal dan US$ 400 juta untuk pendanaan tahap lanjutan. Dana tersebut tetap diinvestasikan ke startup di Indonesia dan Asia Tenggara.

Dalam total investasi dan sektor, East Ventures memberikan pendanaan yang lebih besar dari tahun lalu: total 105 deal, dengan 85 perusahaan portofolio baru, dan US$ 211,59 juta disalurkan ke perusahaan portofolio Seed and Growth kami. Investasi tersebut disalurkan ke beberapa sektor, seperti E-commerce, Direct to Consumer (DTC) dan Retail, Fintech, software & layanan Internet, B2B, Supply chain dan logistik, serta Agritech.

Selain kegiatan investasi, East Ventures terus memberikan dampak positif bagi ekosistem kami dan yang lebih luas. Tahun ini, kami mendukung dua acara olahraga kelas dunia: VANS Bali Pro World Surf League dan Indonesia Open 2022, karena kedua olahraga tersebut memiliki filosofi yang sama dengan tesis investasi kami.

Untuk meningkatkan daya saing digital antar provinsi di Indonesia, East Ventures merilis East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2022, sebuah indeks dan laporan yang menyoroti kemampuan digital setiap kota dan provinsi di Indonesia. Laporan ini bertujuan untuk menjadi panduan bagi para pemangku kepentingan dalam mengembangkan daya saing digital Indonesia.

Pada April 2022, East Ventures meluncurkan laporan keberlanjutan perdananya, Sustainability Report 2022, yang memaparkan kerangka dan dampak Lingkungan, Sosial, Tata Kelola (LST / ESG) dari perusahaan dan ekosistem kami. Dengan meningkatnya permintaan untuk integrasi ESG, kami pun mulai mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk membantu perusahaan dan perusahaan portofolio kami dalam upaya ESG mereka.

Kami juga menjadi perusahaan venture capital pertama di Indonesia yang menandatangani Prinsip-Prinsip Investasi Bertanggung Jawab yang didukung oleh PBB. Bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan WRI Indonesia, kami berkomitmen untuk membantu Indonesia mencapai target emisi Net Zero pada tahun 2060.

Selain itu, kami menghadirkan program Women with Impact untuk mengatasi tantangan yang dihadapi wanita di tempat kerja dan menyediakan platform untuk memfasilitasi networking dengan profesional lainnya. East Ventures juga berpartisipasi dalam peluncuran Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) Kementerian Kesehatan untuk mendukung kemajuan industri kesehatan di Indonesia.

Dalam skala global, East Ventures dan ekosistem kami telah berpartisipasi dalam G20 Digital Innovation Network (DIN) 2022, di mana beberapa perusahaan portofolio kami – Xurya, Nusantics, dan Komunal – dinobatkan sebagai Top Startup dan mewakili Indonesia sebagai bagian dari Presidensi G20 Indonesia.

Kami tetap menjadi perusahaan venture capital terkemuka di pasar Asia Tenggara, dengan penghargaan dari banyak institusi global, antara lain, platform intelijen pasar global CB Insights, Pitchbook, TechinAsia, dan Origin Innovation Awards oleh TechNode Global.

Tahun ini, keahlian para pendiri dan tim kami diakui secara luas dengan tiga penghargaan bergengsi. Willson Cuaca, Co-founder & Managing Partner East Ventures masuk dalam daftar FORTUNE Indonesia Businessperson of The Year 2022. Roderick Purwana, Managing Partner East Ventures, masuk dalam daftar Fortune Indonesia 40 Under 40. Adriel Chua, Senior Investment Associate East Ventures, dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Action Community for Entrepreneurship (ACE) Youth Sub-Committee Under 35.

Akhirnya, melalui inisiatif keempat Indonesia PASTI BISA, Maju Terus Pantang Mundur, East Ventures menyediakan platform bagi talenta yang terkena dampak gelombang PHK selama setahun terakhir. Inisiatif ini terdiri dari sebuah Job Board, di mana talenta dapat menjelajahi lebih dari 700 peluang kerja yang tersedia di ekosistem East Ventures. Kami juga mengadakan program Coaching dan Hackathon yang menarik total 270 pendaftaran, yang mencakup 551 orang dari 50 kota. Terdapat 30 juara tim terpilih yang mendapatkan total dana Rp 7,5 miliar (sekitar US$ 500.000).

Bijaksana dan terampil di tengah ketidakpastian 2023

Tahun 2023 akan menyambut kita dengan inflasi yang tinggi di AS dan Eropa, yang akan mempengaruhi perputaran investasi di Indonesia, suku bunga yang terus meningkat, dan ekspektasi pertumbuhan yang menurun. Dengan ketegangan geopolitik, tekanan keuangan, dan COVID-19 yang menambah ketidakpastian, bukan rahasia lagi bahwa kondisi global menjadi sangat sulit bagi startup. Industri teknologi telah terpukul keras selama setahun terakhir dan mungkin akan semakin menantang di beberapa tahun ke depan. Situasi ini kita sebut sebagai krisis “badai sempurna” (perfect storm).

Namun, pembalap yang baik tetap bisa melaju meski dalam sebuah badai sempurna. Hujan deras dan angin kencang tidak akan mengubah fundamental kuat Asia Tenggara.

Populasi muda Asia Tenggara yang terhubung internet dan kecenderungan tinggi untuk merangkul teknologi menjadikannya sumber ketahanan di tengah perlambatan pertumbuhan global. Hal ini terutama berlaku di Indonesia, yang populasi pengguna internetnya tumbuh dari 30 juta menjadi lebih dari 200 juta hanya dalam 13 tahun. Fundamental yang kuat ini telah memungkinkan Indonesia sebagai ekonomi digital teratas di kawasan Asia Tenggara untuk tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan pada tahun 2022, dengan total nilai transaksi mencapai US$ 200 miliar tahun ini, menurut laporan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company.

Fundamental kuat Asia Tenggara dan Indonesia mempertahankan jalan beraspal yang sama yang telah kita pijak sejak awal. Visi dan keyakinan kami terhadap potensi Asia Tenggara tetap sama. Kami tahu tikungan yang harus diambil, dan kami akan terus berpacu dalam badai yang sempurna ini.

Dalam mengarungi krisis dan ketidakpastian, kami akan selalu mendukung portofolio dan para founder dalam kondisi apapun, seperti yang telah kami lakukan selama bertahun-tahun.

Kami akan bekerja dengan para founder, memetakan dan memahami situasi spesifik mereka, dan memberikan saran yang sesuai. Mengenai funding winter, saran kami kepada para founder adalah untuk lebih berhati-hati dan terampil dalam mengambil keputusan bisnis.

Fokus kami selalu pada para founder. Kami percaya pada founder yang tepat karena pengemudi yang tepat tahu cara meningkatkan skala bisnis dan menggunakan kemampuan mereka untuk tetap kompetitif bahkan di masa-masa sulit. Resesi mungkin akan segera terjadi, karena siklusnya baru dimulai pada tahun 2022. Kondisi ini kemungkinan akan mengarah pada situasi ekonomi yang menantang dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, bagi startup yang mampu beradaptasi dengan kondisi jangka pendek yang menantang, tantangan tahun 2022 akan memberi jalan bagi peluang jangka panjang ke depan. Perspektif jangka panjang ini akan menjadi fokus investasi kami.