Teknologi Keuangan

Diversifikasi layanan keuangan digital telah mempercepat inklusi dan akses keuangan secara merata di seluruh nusantara.

Industri fintech telah berkembang pesat. Indonesia menduduki peringkat kedua negara tertinggi, dengan 26% dari total investasi fintech di ASEAN (Fintech dalam laporan ASEAN 2021 oleh UOB, PwC Singapura, dan SFA).

Pembayaran

Transaksi e-money meningkat 59% dari Rp 22 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 35,1 triliun, menurut data Bank Indonesia.

Pinjaman peer-to-peer (P2P)

Pinjaman P2P tumbuh selama pandemi. Jumlah rekening peminjam meningkat 287% mencapai 71.8 juta rekening pada 2019-2021. Total penyaluran kredit tumbuh dari 42.5% menjadi 63.2% pada Januari-November 2021, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Proporsi kredit produktif terhadap total penyaluran kredit tumbuh dari 42.5% menjadi 63.2% pada Januari-November 2021. Hal ini dapat dikaitkan dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan untuk mengembangkan kegiatan usaha.

Manajemen kekayaan

Pemanfaatan teknologi wealth management meningkat seiring dengan keinginan masyarakat untuk meningkatnya pendapatan mereka. Jumlah investor pasar modal meningkat ~93% dan investor reksa dana meningkat ~115% pada tahun 2021 (Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)).

Portfolio Terkait

Xendit

Xendit adalah perusahaan fintech Indonesia yang menyediakan infrastruktur pembayaran untuk Indonesia. Xendit memproses pembayaran, membantu marketplace menyederhanakan pembayaran, mengirim pembayaran dan pinjaman, mendeteksi penipuan, dan membantu bisnis tumbuh secara eksponensial. Xendit melayani dengan menyediakan API kelas dunia dan teknologi yang memudahkan proses.

Bibit

Bibit adalah platform investasi yang membantu investor dengan teknologi Robo Advisor, untuk menyarankan portofolio reksa dana yang paling sesuai dengan profil risiko pengguna, sehingga proses investasi menjadi semakin mudah. Bibit juga memudahkan investor untuk memulai investasi awal dengan nominal rendah yaitu Rp 10.000 (pribadi) dan Rp 100.000 (dengan robo advisor) untuk reksa dana.

“Kami telah melihat UMKM, merchant, dan startup yang dulunya berpikir sangat tradisional tentang bentuk pembayaran, termasuk metode dan integrasinya. Hari ini, pemikiran mereka telah berubah, sehingga lebih mudah untuk membangun bisnis.”

Moses Lo

CEO & Co-founder Xendit