East Ventures menginisiasi Indonesia Pasti Bisa, gerakan mendukung pengembangan dan produksi 100.000 test kit COVID-19

27 Maret 2020

JAKARTA, 27 Maret 2020 — Sejak temuan dua kasus pertama pada awal Maret, penyebaran virus Covid-19 makin meluas di Indonesia. Kini, sudah ada hampir 900 kasus positif terinfeksi yang ditemukan.

Upaya Indonesia menahan laju penyebaran virus Covid-19 terbentur kepada berbagai kendala, salah satunya adalah keterbatasan ketersediaan perangkat pengujian infeksi virus (test-kit). Kondisi ini menyulitkan Indonesia melacak penyebaran wabah Covid-19, langkah yang terbukti efektif menghambat laju penularan virus di Korea Selatan dan Singapura.

Pemerintah RI telah bertindak cepat dengan menyediakan ratusan ribu test kit untuk pengecekan massal dan cepat. Namun, populasi yang besar dan laju penambahan jumlah kasus menunjukkan bahwa kebutuhan atas test kit yang efektif untuk Indonesia masih sangat besar. Di sisi lain, keamanan pasokan dari luar negeri tidak terjamin karena permintaan yang tinggi dari banyak negara lain yang juga sedang menghadapi wabah COVID-19.

Nusantics, startup deep-tech bidang genomic yang tergabung dalam keluarga besar East Ventures, kini tengah mengembangkan test kit untuk pengujian infeksi Covid-19. Proyek ini adalah bagian dari tugas Nusantics sebagai anggota Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC19) yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Nusantics meraih pendanaan dari East Ventures

Selama 3 pekan ke depan, Nusantics akan menggunakan keahlian dan sumber daya milik perusahaan dalam bidang genetika untuk mengembangkan test kit qPCR, yang didesain spesifik untuk populasi Indonesia berdasarkan hasil riset tentang Covid-19 dari seluruh dunia. Perusahaan berkomitmen untuk menyediakan 100 working prototype test kit qPCR sebagai prototipe, kemudian bekerja sama dengan beberapa institusi termasuk Bio Farma, Indonesia International Institute for Life Sciences, dan BPPT untuk memproduksi 100.000 test kit.

Secara paralel, Nusantics juga akan melaksanakan proyek whole genome sequencing untuk memetakan mutasi virus penyebab Covid-19 yang menyebar di Indonesia. Pemetaan genomika berbagai varian virus penting karena virus cenderung untuk bermutasi dengan cepat ke beragam bentuk yang unik sesuai wilayah penyebarannya.

Hasil dari pemetaan genomika virus kemudian akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan vaksin. Selain itu, data tersebut bisa dimanfaatkan untuk memvalidasi test kit hasil pengembangan Nusantics dan test kit lain yang digunakan di Tanah Air.

Indonesia PASTI BISA

East Ventures memutuskan untuk meluncurkan gerakan Indonesia Pasti Bisa sebagai sebuah platform untuk mengerahkan seluruh kekuatan ekosistem digital perusahaan untuk mendukung upaya Nusantics di dalam tim TFRIC19 yang dibentuk BPPT.

Selama 10 tahun berkecimpung di dalam pembangunan perekonomian digital Indonesia, East Ventures telah membangun ekosistem yang terdiri dari investor, perusahaan, komunitas, dan entrepreneur di dalam dan luar negeri. East Ventures akan memanfaatkan jaringan tersebut untuk membangun gerakan gotong royong menghadapi wabah Covid-19.

Sebagai langkah awal, East Ventures akan menghimpun pendanaan dengan target Rp10 miliar. Dana senilai Rp9 miliar akan digunakan untuk mendukung inisiatif Nusantics menyediakan 100.000 test kit secara gratis, sedangkan dana Rp1 miliar akan digunakan untuk proyek whole genome sequencing.

Publik bisa berpartisipasi dalam upaya ini dengan menyumbangkan dana, bahan baku dan peralatan, atau tenaga dan keahlian dengan mengakses Indonesiapastibisa.com. Gerakan urun dana akan dimulai pada Senin, 30 Maret 2020 pukul 09.00 WIB.

Gerakan Indonesia Pasti Bisa akan dijalankan berdasarkan prinsip responsibilitas, akuntabilitas, dan transparansi. East Ventures akan memastikan setiap pihak bekerja dengan optimal sesuai prinsip dan result-oriented. Progres dan hasil dari proyek akan terus dipantau, termasuk keandalan dan penggunaan test kit yang telah didistribusikan.

Koinworks, perusahaan fintech tepercaya dan berizin operasi, bergabung sebagai mitra akuntabilitas untuk menyediakan dan mengelola platform urun dana. Dana yang terkumpul akan langsung dan hanya disalurkan untuk pembelian bahan baku dan peralatan agar berdampak sebesar mungkin untuk publik. Penggunaan dana juga akan diaudit oleh pihak ketiga. IDN Mediaakan terlibat sebagai mitra transparansi. Setiap pekan, perkembangan dan hasil kerja tim akan dipublikasi.  Adapun, setiap donasi yang masuk akan ditampilkan di situs web Indonesiapastibisa.com dengan timestamp dan nilai.

East Ventures mengajak seluruh unsur masyarakat Indonesia untuk berperan aktif dalam menekan dampak dan laju penyebaran virus Covid-19 di Indonesia. Kontribusi terkecil setiap orang, besar dampaknya sebagai dukungan untuk para pejuang yang ada di garis terdepan seperti tenaga medis.

Karena kalau bukan kita, siapa? Kalau bukan sekarang, kapan?

Gerakan Gotong Royong

Co-founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan, “Ini pertama kalinya East Ventures memimpin fund raising non-profit. East Ventures mendapatkan berita keterlibatan salah satu portofolio East Ventures yaitu Nusantics di dalam task force BPPT pada Minggu (22/3).  Ini membuat kami terdorong untuk berpartipasi lebih jauh dan berinisiatif untuk mengajak segenap ekosistem digital untuk berkontribusi. Setiap perusahaan portofolio East Ventures memiliki keahlian yang berbeda-beda di beragam industri. Dengan menggabungkan bagian kecil dari keahlian perusahaan-perusahaan tersebut, kami membentuk sebuah platform baru yang inovatif bernama Indonesia Pasti Bisa. Koinworks adalah mitra akuntabilitas kami, berbekal kemampuan mereka dalam hal compliance dan disbursement management. Sebagai mitra transparansi, IDN Media memiliki kekuatan dalam merangkai cerita yang menjangkau puluhan juta penduduk Indonesia. Nusantics, dengan kapabilitas deep tech di bidang bioscience adalah ujung tombak proyek ini.”

“Dengan meletakkan fondasi platform berasaskan result-oriented, accountability dan transparancy, kami berharap agar semua orang bisa berpartipasi dengan yakin lewat donasi dan bersama-sama bergerak untuk Indonesia yang kita cintai, melawan virus COVID-19.Indonesia Pasti Bisa membuat test-kit covid-19 sendiri,” lanjut Willson.

CEO Nusantics Sharlini Eriza Putri mengatakan, Teknologi yang Nusantics gunakan dalam analisis skin microbiome hampir sama dengan teknologi yang dibutuhkan untuk mendeteksi COVID-19. Personel Nusantics memiliki pengalaman dalam mendesain medical test-kit dan analisis bioinformatics di proyek sejenis. Keinginan untuk berbakti kepada bangsa dan latar belakang yang sesuai mendorong kami untuk ikut berkontribusi. Didukung dengan kepemimpinan BPPT yang terbuka dan partner Nusantics yang bervisi sama, kami sedang mengembangkan 100.000 test kit menargetkan secara yang spesifik profil mutasi COVID-19 terbaru. Kami berharap agar kolaborasi ini menjadi awal dari kebangkitan industri berbasis biologi di Indonesia.

Co-founder dan Executive Chairman KoinWorks Willy Arifin mengatakan, “Merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami untuk berkontribusi untuk Indonesia dengat terlibat dan berperan aktif dalam kegiatan melawan Covid-19 ini. KoinWorks akan menggunakan keahlian dan teknologi kami dalam aktivitas crowdfunding untuk menyediakan platform akuntabilitas yang jelas dan transparan. Teknologi yang kami gunakan adalah teknologi yang sama saat kami mengumpulkan ribuan pendana untuk mendanai sebuah pinjaman di platfom kami. Indonesia Pasti Bisa, Indonesia crowdfund berantas Covid-19.

Founder dan CEO IDN Media Winston Utomo mengatakan “Memberikan dampak yang positif bagi masyarakat selalu menjadi visi dan misi dari IDN Media. Tidak hanya menyuguhkan konten-konten yang relevan dan berguna bagi pembaca, kami juga tidak pernah ragu untuk turut ambil bagian dalam inisiatif-inisiatif yang bertujuan positif bagi masyarakat Indonesia secara luas. Di tangan pandemi Corona yang melanda sebagian besar belahan dunia, khususnya Indonesia, IDN Media merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk ambil bagian dalam upaya menekan penyebaran COVID-19. Kami meyakini, Indonesia Pasti Bisa yang diinisiasi East Ventures dan beberapa partner lainnya dapat menjadi platform yang tepat untuk berkontribusi bagi penekanan penyebaran COVID-19 di Indonesia. Melalui platform berita IDN Times (bagian dari IDN Media) yang menjangkau lebih dari 45 juta pembaca di seluruh Indonesia, kami siap menjaga transparansi dari inisiatif ini dan secara berkala menyampaikan perkembangannya kepada masyarakat luas.”