The Rise of Creator Economy
East Ventures

Share

26 Agustus, 2022

Insights

Memanfaatkan prospek ekonomi kreator yang sedang ‘booming’

Ekonomi kreator di Indonesia telah menemukan pijakan yang lebih kokoh di era digital yang semakin maju. Industri  ini juga diperkirakan akan berada di ujung evolusi berikutnya.

Meskipun banyak platform sosial global raksasa telah ada di Indonesia selama beberapa tahun, masih ada ruang untuk tumbuh bagi pemain lokal dalam menangkap peluang di industri kreatif Indonesia. Industri ini didorong oleh pertumbuhan populasi muda, yang menyumbang 53,81% dari populasi. Generasi muda ini memiliki kecenderungan yang tinggi untuk membuat konten dan diperkirakan dapat menciptakan lapangan kerja baru di ekonomi kreator, dengan estimasi dari puncak bonus demografi Indonesia pada tahun 2030.

Beberapa startup lokal yang membangun ekonomi kreatif Indonesia adalah pendiri platform digital di ekosistem East Ventures: William Utomo, Co-Founder dan COO IDN Media, dan Albert Lucius, Group CEO and Founder TipTip, yang duduk bersama dengan VP Investment East Ventures, Yoshi Okubo. Mereka berbagi strategi mereka dalam menavigasi ekonomi kreator.

Pasar dari kreator konten telah tumbuh sejajar dengan yang dikenal sebagai model bisnis social commerce di industri e-commerce yang memanfaatkan platform media sosial untuk menjual produk. Secara global, pasar kreator bernilai sekitar US$ 100 miliar, sedangkan di Asia Tenggara, ada lebih dari 380 juta orang yang mengonsumsi konten media sosial selama dua hingga empat jam setiap hari. Pasar e-commerce Indonesia sendiri diperkirakan akan mencapai Rp 420,8 triliun (US$30 miliar) pada tahun 2022. Ini menandakan prospek bullish pada pasar kreator konten, yang menyumbang Rp 1,1 triliun terhadap PDB Indonesia dan terdiri dari 17 juta pekerja pada tahun 2020.

  • East Ventures Summit 2022 Panel Discussion - The Rise of Creator Economy
  • East Ventures Summit 2022 Panel Discussion - The Rise of Creator Economy
  • William Utomo
  • Albert Lucius
  • East Ventures Summit 2022 Panel Discussion - The Rise of Creator Economy

Memanfaatkan potensi ekonomi kreator Indonesia

Sebagai bagian dari ekosistem East Ventures sejak tahun 2017, IDN Media telah berkembang menjadi perusahaan media multi-platform dengan sekitar 80 juta pengguna aktif bulanan. Salah satu unit bisnisnya adalah Indonesia Creators Economy (ICE). ICE menghubungkan pengiklan dengan 8.000 pembuat konten di platformnya, dan telah memfasilitasi sekitar 13.000 transaksi pada tahun 2021. Mengingat pandemi dan dinamika lingkungan makro, William percaya bahwa pasar pembuat konten adalah masa depan, karena ia mengamati bahwa ICE tumbuh dari dua tahun terakhir dan seterusnya.

“Pertumbuhan pasar kreator konten sejalan dengan adopsi media sosial dan konsumsi media. Dengan adanya perhatian (dari konsumen), uang iklan dan anggaran pemasaran pasti akan mengikuti,” jelas William.

Startup lain yang memanfaatkan gelombang ekonomi kreatif Indonesia adalah TipTip, platform satu atap untuk pembuat konten. Aplikasi ini diluncurkan pada Juli 2022 setelah mendapatkan pendanaan awal sebesar US$ 10 juta yang dipimpin oleh East Ventures. TipTip bertujuan untuk mendorong komunitas pembuat konten dan gerakan akar rumput dengan membantu mereka memonetisasi tanpa prasyarat apa pun terkait ukuran audiens mereka. Albert percaya pada peluang besar di industri kreatif karena ia percaya pada potensi kreatif orang Indonesia. Dia menegaskan bahwa kekayaan talenta pencipta Indonesia dalam setiap orang tidak diperhatikan karena sebagian besar media yang ada membutuhkan presence-buidling dan pengikut yang signifikan.

“Kami percaya ada banyak talenta hebat di seluruh Indonesia. Ada yang menjadi ibu dan ayah hanya memiliki 1.000 pengikut Instagram, tetapi mereka memiliki bakat yang baik. Saya memilih platform ini dan area ini karena saya percaya pertumbuhan negara ada di sana, dan terus meningkat, ”kata Albert.

Siaran langsung (live streaming) adalah hal besar berikutnya

Kehadiran platform video online telah mendorong ekonomi digital. Video berdurasi pendek telah menjadi tolak ukur baru untuk menjangkau lebih banyak penonton, dan menjadi format konten utama konsumsi media sejak 2019. IDN Media telah membuat sebuah langkah yang didorong oleh hipotesis mereka tentang hal besar berikutnya.

“Pertanyaannya adalah apa yang akan terjadi setelah video pendek. Hipotesis kami adalah live streaming. Selama dua tahun ke depan kami masih akan berada pada “era” video format pendek, tapi apa yang akan terjadi setelah video format pendek, kami yakini adalah siaran langsung (live streaming),” kata William.

IDN Media meluncurkan platform live streaming hiburannya pada Januari 2022. Platform ini bertujuan untuk memfasilitasi interaksi langsung dan hubungan yang otentik antara kreator dan penggemar, dengan tujuan akhir menjadi live commerce stream.

Industri kreatif mendorong pertumbuhan ekonomi

Perilaku konsumen telah bergeser akibat pandemi. Orang-orang menjadi lebih nyaman berada di depan kamera saat rapat dan interaksi sosial bergerak secara online. Telah ada peningkatan keakraban dengan kemajuan teknologi dan interaksi sosial melalui video streaming. Alhasil, masyarakat akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kreator di Indonesia.

Albert menekankan bahwa beberapa tahun ke depan akan sangat penting bagi industri kreatif seiring pemulihan ekonomi. Ia percaya bahwa Indonesia dan pasar negara berkembang lainnya di Asia Tenggara adalah tempat yang sempurna bagi para pembuat konten.

“Di TipTip, kami berharap dapat terus berkembang untuk membantu orang mendapatkan penghasilan, tidak peduli seberapa besar atau kecil. Selama kreator memiliki talenta yang baik, maka kami menawarkan mereka platform untuk memonetisasi apa pun yang mereka lakukan sambil berbagi kebahagiaan dalam komunitas,” kata Albert.

Diskusi panel selengkapnya dapat ditonton ulang di saluran YouTube kami.