About Gunadharma Wangsa

This author has not yet filled in any details.
So far Gunadharma Wangsa has created 52 blog entries.
5 10, 2021

Jojonomic amplifies enterprises’ efficiency through digitizing manual processes

2021-10-05T11:20:31+07:00

Indrasto Budisantoso, CEO and Co-Founder of Jojonomic, believes that an exceptional startup founder is one who recalls and transforms pain points occurring in the society into an all around platform that caters to solving matters of a specific field. Having spent a good portion of his career as a management consultant at an international firm that required him to travel extensively and often, Indrasto found himself drowning in the tedious and repetitive process of having to do reimbursements manually.

Jojonomic amplifies enterprises’ efficiency through digitizing manual processes2021-10-05T11:20:31+07:00
5 10, 2021

Jojonomic meningkatkan efisiensi perusahaan lewat digitalisasi proses manual

2021-10-05T11:18:38+07:00

Indrasto Budisantoso, CEO dan Pendiri Jojonomic yakin bahwa pendiri startup yang istimewa adalah mereka yang mengingat dan mengubah masalah yang terjadi di masyarakat menjadi platform serba bisa yang dapat memecahkan kesulitan di bidang tertentu. Setelah menghabiskan sebagian besar karirnya sebagai konsultan manajemen yang mewajibkannya sering bepergian ke banyak tempat, Indrasto melakukan proses reimbursement secara manual yang membosankan dan repetitif.

Jojonomic meningkatkan efisiensi perusahaan lewat digitalisasi proses manual2021-10-05T11:18:38+07:00
1 10, 2021

Regional logistics platform Luwjistik raises US$ 1.1 million in seed funding round led by East Ventures

2021-10-01T00:06:07+07:00

Luwjistik, a Singapore-based startup specializing in e-commerce logistics integration, has secured US$ 1.1 million (approximately IDR 15 billion) in a seed round led by East Ventures, with participation from MDI-Finch’s Arise and Global Founders Capital.

Regional logistics platform Luwjistik raises US$ 1.1 million in seed funding round led by East Ventures2021-10-01T00:06:07+07:00
1 10, 2021

Platform logistik regional Luwjistik raih US$ 1,1 juta dalam pendanaan tahap awal yang dipimpin oleh East Ventures

2021-10-05T11:20:07+07:00

Luwjistik, sebuah perusahaan startup berbasis Singapura yang mengkhususkan diri dalam integrasi logistik e-commerce, telah memperoleh US$ 1,1 juta (sekitar 15 miliar rupiah) dalam pendanaan awal yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi oleh Arise besutan MDI-Finch dan Global Founders Capital.

Platform logistik regional Luwjistik raih US$ 1,1 juta dalam pendanaan tahap awal yang dipimpin oleh East Ventures2021-10-05T11:20:07+07:00
24 09, 2021

Chinese language learning startup T-Lab raises US$ 1.6 million in seed funding round led by East Ventures, targeting mainly the US and SEA market

2021-09-23T15:42:36+07:00

T-Lab, an edtech company providing Chinese language learning targeting mainly the United States and Southeast Asia, announced earlier today that it has secured US$ 1.6 million of seed funding. The funding round is led by East Ventures with participation from K3 Ventures, Blue Elephant Capital, and Plug & Play. The fresh capital will be used to strengthen T-Lab’s research and development (R&D) division and enhance the curriculum for providing high-quality Chinese educational resources.

Chinese language learning startup T-Lab raises US$ 1.6 million in seed funding round led by East Ventures, targeting mainly the US and SEA market2021-09-23T15:42:36+07:00
24 09, 2021

Startup edtech pembelajaran Bahasa Mandarin, T-Lab, meraih pendanaan tahap awal sebesar US$ 1,6 juta yang dipimpin oleh East Ventures, menargetkan pasar global terutama di Amerika dan Asia Tenggara

2021-09-23T16:00:21+07:00

T-Lab, perusahaan edtech penyedia platform pembelajaran Bahasa Mandarin yang berfokus pada pasar global terutama Amerika dan Asia Tenggara, meraih pendanaan tahap awal senilai US$ 1,6 juta (sekitar 22,7 miliar rupiah). Dana segar ini akan digunakan untuk menguatkan tim riset dan pengembangan (R&D) T-Lab, dan meningkatkan kualitas kurikulum agar dapat menyediakan sumber pendidikan Bahasa Mandarin yang berkualitas.

Startup edtech pembelajaran Bahasa Mandarin, T-Lab, meraih pendanaan tahap awal sebesar US$ 1,6 juta yang dipimpin oleh East Ventures, menargetkan pasar global terutama di Amerika dan Asia Tenggara2021-09-23T16:00:21+07:00
22 09, 2021

Indonesia’s fintech company Komunal raises US$ 2.1 million of series A funding led by East Ventures, further promoting the country’s financial inclusion

2021-09-22T07:24:07+07:00

Komunal, Indonesia’s first fintech company to offer Neo-rural bank services locally, announced earlier today that it has secured US$ 2.1 million (approximately IDR 30 billion) in the Series A funding round. The investment is led by East Ventures with participation from Skystar Capital. Both investors also backed Komunal in the seed funding round. The fresh capital will accelerate Komunal’s mission to boost financial inclusion in Indonesia by enhancing its latest product DepositoBPR.

Indonesia’s fintech company Komunal raises US$ 2.1 million of series A funding led by East Ventures, further promoting the country’s financial inclusion2021-09-22T07:24:07+07:00
22 09, 2021

Perusahaan fintech Indonesia, Komunal, meraih pendanaan seri A senilai US$ 2,1 juta yang dipimpin oleh East Ventures, terus mendorong inklusi keuangan di Indonesia

2021-09-22T07:24:34+07:00

Komunal, perusahaan fintech pertama yang menyediakan jasa Neo-rural bank secara lokal di Indonesia, mengumumkan telah meraih pendanaan Seri A sebesar US$ 2,1 juta (sekitar 30 miliar rupiah). Investasi ini dipimpin oleh East Ventures dengan partisipasi dari Skystar Capital. Keduanya juga merupakan investor Komunal dalam pendanaan tahap awal. Dana segar ini akan digunakan untuk mengakselerasi misi perusahaan untuk mendorong inklusi finansial di Indonesia dengan memperkuat produk terbaru Komunal, yaitu DepositoBPR.

Perusahaan fintech Indonesia, Komunal, meraih pendanaan seri A senilai US$ 2,1 juta yang dipimpin oleh East Ventures, terus mendorong inklusi keuangan di Indonesia2021-09-22T07:24:34+07:00
21 09, 2021

‘Ekosistem digital yang solid dan terintegrasi mempercepat laju ekonomi digital Indonesia’: Willson Cuaca

2021-09-21T15:23:15+07:00

Berikut adalah satu fakta memukau tentang negara tercinta kita, Indonesia: negara ini merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau. Dari 600 juta populasi Asia Tenggara, 270 jutanya mendiami Indonesia. Lebih mengagumkannya lagi, Indonesia menguasai US$1.1 triliun dari total ekonomi Asia Tenggara yang berjumlah US$2.1 triliun. Artinya, Indonesia adalah pasar paling besar dan homogen di kawasan Asia Tenggara dengan potensi ekonomi yang melimpah. Banyaknya pulau yang merangkai negara ini juga menimbulkan rentetan inefisiensi yang harus diidentifikasi dan diatasi. Pasar yang luas dengan berbagai masalah di belakangnya adalah alasan East Ventures lahir. Selama masalah ada di sekitar kita, pasti selalu ada solusi dan inovasi yang bisa dipelopori.

‘Ekosistem digital yang solid dan terintegrasi mempercepat laju ekonomi digital Indonesia’: Willson Cuaca2021-09-21T15:23:15+07:00
21 09, 2021

‘A solid and integrated digital ecosystem is what jumpstarts Indonesia’s digital economy’: Willson Cuaca

2021-10-05T18:13:50+07:00

Here is one riveting fact about our treasured country, Indonesia: it is the world’s largest archipelago consisting of 17,508 islands. Out of 600 million of Southeast Asia’s population, 270 million inhabit Indonesia. What is more, US$ 1.1 trillion out of US$ 2.1 trillion of Southeast Asia’s economy is located in Indonesia. That being said, Indonesia is the largest and most homogeneous market in the subregion with profuse economic potentials. The abundant islands dotting the country also signify the many inefficiencies to address and overcome. The vast market with overflowing problems that entail was the reason why East Ventures came to life. As long as problems are consistently lurking around us, it is imperative that we bring solutions and innovations to the table.

‘A solid and integrated digital ecosystem is what jumpstarts Indonesia’s digital economy’: Willson Cuaca2021-10-05T18:13:50+07:00